Jumat, 21 Juli 2017

Subhanallah… Bayi Baru Lahir Sudah Diincar Setan untuk Ditusuk Matanya !! Memang Apa Tujuannya? Ternyata…

Subhanallah… Bayi Baru Lahir Sudah Diincar Setan untuk Ditusuk Matanya !! Memang Apa Tujuannya? Ternyata…

 

Subhanallah… Bayi Baru Lahir Sudah Diincar Setan untuk Ditusuk Matanya !! Memang Apa Tujuannya? Ternyata…
Sudah pasti banyak yang mengetahui bahwasanya setan adalah musuh terbesar bagi manusia. Mereka akan melakukan berbagai cara untuk menjerumuskan manusia agar mengikuti jejaknya ke neraka. Ketika cara yang satu gagal, maka akan ada seribu cara lainnya yang akan digunakan setan untuk menyesatkan manusia.

Upaya setan dalam menjerumuskan manusia bahkan dimulai ketika masih bayi. Lebih tepatnya ketika bayi baru saja lahir, setan pun akan langsung datang menghampiri dan menjalankan aksinya. Sehingga seketika itu juga sang bayi akan menangis. Karena memang sang bayi adalah makhluk dengan fitrah yang masih suci, maka perkara ghaib bisa saja terjadi dan mengganggunya hingga sang bayi merasa tak nyaman.
Inilah sebabnya mengapa bayi yang baru saja lahir akan menangis. Sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa riwayat hadits mengenai hal ini. Beliau juga memberikan tuntunan untuk menghindari godaan setan saat bayi lahir.

Lantas seperti apa godaan setan ketika bayi lahir? Lalu bagaimana mengatasinya?

Dalam sebuah hadits disebutkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang bayi pun dari anak Adam yang terlahir kecuali ia pasti mendapatkan tusukan dari setan sehingga bayi itu menangis dan  menjerit karenanya, kecuali Maryam dan putranya (Nabi Isa AS).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemudian dalam hadits lainnya disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jeritan bayi ketika lahir adalah karena mendapat tusukan setan.” (HR. Muslim)

Sehingga dari kedua hadits tersebut diketahui bahwa semua bayi yang lahir akan didatangi setan dan diganggu pada saat dilahirkan. Dimana kedatangan setan pada saat itu adalah untuk menancapkan tusukan ujung jarinya pada kedua mata anak Adam. Tanpa perduli orang tuanya muslim atau tidak.

Dalam hal ini tujuan setan adalah untuk menutup pandangan bayi dari perbuatan baik. Sehingga kelak di kemudian hari anak Adam tersebut menjadi pengikut setianya. Sebab matanya tidak bisa melihat dengan benar antara yang baik dan yang jahat.

Kebaikan akan tampak menjadi bayang-bayang yang samar sehingga ia akan enggan menuju ke arah kebaikan tersebut. Kejahatan akan tampak seperti kilauan cahaya yang snagat meggiurkan sehingga ia akan berlari untuk menyongsongnya. Oleh sebab itulah, Rasulullah SAW pun memberikan tuntunan kepada umatnya agar terhindar dari gangguan setan pada saat dilahirkan. Apa sajakah itu?

1. Diadzani Pada Telinga Kanan dan Diiqamatkan Pada Telinga Kiri Sang Bayi
Langkah pertama untuk mengantisipasi godaan setan ketika bayi baru lahir adalah dengan mengazankannya di telinga kanan dan di-iqomatkan pada telinga kiri. Pasalnya setan akan lari terbirit-birit setiap kali mendengar suara azan.



style="background: white;">Sebagaimana riwayat hadits bahwa, “Apabila panggilan shalat (Adzan ) dikumandangkan, maka setan akan lari sabil terkentut-kentut hingga ia tidak medengar adzan lagi. (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Dibacakan Surah Al-Ikhlas Pada Kedua Telinganya
Dalam kitab Al Adzkar Al Nawawiyyah, Imam Muhyiddin Abi Zakaria Yahya menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membacakan surah Al-Ikhals pada telinga bayi yang baru dilahirkan

3. Mendoakan Bayi yang Baru Lahir
Dalam penjelasan sebelumnya disebutkan bahwa semua bayi yang dilahirkan akan disentuh oleh setan terkeculai Maryam dan putranya. Hal ini dikarenakan saat Maryam lahir, ayahnya Imran memohon doa kepada Allah SWT yang diabadikan dalam surah Ali Imran ayat 36.

Doa tersebut ternyata dikabulkan oleh Allah SWT, dan bahkan keturunan Maryam yaitu Nabi Isa AS tidak berani disentuh oleh setan. Oleh sebab itulah, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini agar bayinya terhindar dari godaan setan.
Doa ini berbunyi, Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.” (QS. Ali Imran: 36)

4. Doa Keselamatan dan Perlindungan Untuk Anak

Selain dengan membaca doa diatas, juga dianjurkan untuk membaca doa keselamatan dan perlindungan anak berikut ini. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa doa ini berbunyi, “Ya Allah, kumohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan dan kesusahan, dan dari pandangan mata yang menyakitkan.” (HR. Bukhari).

Semoga si buah hati tak menjadi sasaran telak setan yang ingin menyesatkannya, dan Allah SWT senantiasa melindungi bayi dan juga keluarga dari segala keburukan baik yang nampak maupun tidak. Sehingga si bayi tumbuh menjadi pribadi yang baik dan mampu membanggakan kedua orang tuanya di hadapan Allah SWT dan juga keluarga.

Kisah Miris Seorang Remaja Menjalin Hubungan Terlarang Dengan Ayah Kandungnya, Hingga Membuat Remaja Ini......

Kisah Miris Seorang Remaja Menjalin Hubungan Terlarang Dengan Ayah Kandungnya, Hingga Membuat Remaja Ini...



Miris, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan hidup seorang wanita yang merajut hubungan terlarang selama empat tahun bersama ayah kandungnya.
Dilansir Eberita, Lina (21) mengaku terpaksa melayani ayah kandungnya layaknya seperti kekasih.
"Ibu dan ayah bercerai saat saya berusia lima tahun, awalnya saya tinggal bersama ibu."
"Tetapi karena ibu menikah lagi dan tidak merawat saya dengan baik. Akhirnya hak asuh diberikan pada ayah," ujar Lina.
Lina mengatakan, awalnya, ia dirawat oleh nenek, karena 
 ayahnya sibuk berdagang sehingga jarang pulang.


Setelah bercerai, ayahnya mencoba mencari pengganti, tetapi selalu gagal.
"Ayah sepertinya frustasi dengan kisah cinta yang dijalaninya hingga ia memutuskan untuk lebih dekat denganku."
"Tetapi kedekatan itu memunculkan benih-benih cinta saat itu aku menginjak kelas lima," ungkap Lina.
Kedekatan Lina dengan ayahnya semakin intensif, saat beberapa pria mencoba mendekati Lina, selalu ditolak ayahnya, termasuk pria yang hendak melamarnya.
"Ayah semakin tidak menjaga jarak denganku, ia kerap membelikanku barang mewah, dan berani memelukku."
"Hingga akhirnya kami berhubungan layaknya suami dan istri."
"Bahkan ketika saya diajak berdagang di luar daerah dan menginap di hotel kami selalu berhubungan,"tambah Lina.
Lina yang tinggal di sebuah daerah sekitar 50 kilometer dari Kuala Lumpur, sudah tiga kali mengugurkan kandungan hasil hubungan terlarang.
Dan kini mengandung enam bulan hasil hubungan ia dan ayahnya.
"Ayah tidak tahu kalau saya hamil lagi, sudah satu bulan tidak bertemu dengannya."
"Karena tidak tahan lagi, saya berani buka mulut dan menceritakan semua yang saya alami kepada orang terdekat, "kata Lina.
Saat ini Lina ditempatkan di sebuah rumah perlindungan dan mendalami ilmu agama.
"Saya menyesal dengan perbuatan yang saya lakukan, semoga Allah mengampuni dosa saya dan ayah,"tutupnya,

Bayi Lahir dengan Tangan dan Kaki Empat di India.. Begini penampakannya…!!!

Bayi Lahir dengan Tangan dan Kaki Empat di India.. Begini penampakannya…!!!



Ratusan orang berkerumun di luar sebuah rumah sakit di kota Lakshirai, negara bagian Bihar, India pada pekan lalu.
Apa pasal? Ternyata di rumah sakit itu lahir seorang bayi perempuan dengan satu kepala, dua tubuh, empat tangan, dan empat kaki.
Sebuah rekaman yang diambil dari dalam rumah sakit itu memperlihatkan bayi malang itu diletakkan di atas ranjang yang tersambung dengan sebuah alat.
Bayi perempuan itu meninggal dunia tak lama setelah dilahirkan pada Jumat (23/6/2017).
Ibu bayi itu, Savita Devi mengatakan, dia sangat terkejut karena kehilangan bayi yang baru saja dia lahirkan.
"Namun, saya yakin apapun yang terjadi maka itu demi kebaikan," ujar Savita.


"Jika bayi saya hidup dengan kondisi seperti itu maka setiap hari kehidupannya akan sama dengan kematian," tambah dia.
Sementara Suresh, suami Savita, mengatakan, selama istrinya mengandung dia sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk merawat sang istri.
"Kami berharap bisa memiliki bayi yang sehat. Namun, takdir memiliki rencananya sendiri dan kali ini cukup kejam. Kami diberi bayi yang kurang sempurna," tambah Suresh.

"Saya tak tahu apakah harus gembira atau sedih untuk bayi kami ini. Tuhan pasti mengutuk kami karena melakukan dosa di kehidupan sebelumnya," lanjut Suresh.
Dr Mukesh Kumar, yang membantu proses kelahiran bayi itu mengatakan, putri Suresh dan Savita itu tak bisa diselamatkan karena perkembangannya belum sempurna.
"Janin tak berkembang secara baik di dalam rahim karena satu dan lain hal. Janin ini mengalami kondisi yang amat langka dan membentuk kembar siam yang tak sempurna," ujar Kumar.
"Kondisi langka ini terjadi di dalam rahim di saat sel-sel yang abnormal terbentuk saat embrio berkembang," dia menjelaskan.(Ervan Hardoko/Mirror)
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Warga Berkumpul untuk Lihat Bayi Bertangan dan Berkaki Empat
Sumber : Tribunbali & Kompas.com

INILAH BIKIN HEBOHHH,..!!! MAYAT INI DITOLAK BUMI,LIHAT APA YANG DILAKUKANNYA SEMASA HIDUPNYA HANYA HAL SEPELE!! SHARE SEMOGA BERMANFAAT..

BIKIN HEBOHHH,..!!! MAYAT INI DITOLAK BUMI,LIHAT APA YANG DILAKUKANNYA SEMASA HIDUPNYA HANYA HAL SEPELE!! SHARE SEMOGA BERMANFAAT..


ingat lah hidup kita hnya sebentar didunia hidup yang abadi yaitu di akhirat.. jadi berbuat lah sebaik-baiknya saat kita di dunia.. mudah-mudahan allah membimbing kita kejalan suga nya amin Yarobbil alaminnnn... Meski telah diangkat oleh enam orang pria dewasa dengan formasi dua di depan dua di tengah dan dua dibelakang, tapi keranda itu masih terasa sangat berat. 

Sehingga ditambah dua orang pria untuk membantu menangkat keranda dan akhirnya keranda itu pun bisa dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Setelah jenazah sampai di TPU terjadi sedikit masalah saat hujan turun yang membuat tanah

menjadi licin dan beberapa warga sempat tergelincir. Sepanjang proses pemakaman, kuburan dipenuhi isak tangis keluarga dan sanak saudara. Si penggali kuburan yang berusia 55 tahun sudah melakukan pekerjaan itu selama 20 tahun dan sudah sangat berpengalaman dalam menentukan lokasi dan ukuran jenazah yang akan dimasukkan dalam liang lahat. Allohu Akbar

Allohu Akbar! Allohu Akbar! ! kata-kata itu keluar dari mulut hampir semua yang hadir dalam pemakaman tersebut setelah satu kejadian aneh terjadi. Jenazah wanita yang diketahu bernama Simati sudah 3 kali dimasukkan dalam liang lahat namun tidak muat, padahal si penggali kubur sudah melebarkan dua kali dari ukuran asli. Setelah gagal dalam hal tersebut seorang ustaz menyuruh anggota keluarga untuk azan dipengebumian itu. Dan barulah jenazah selamat dimakamkan. Sejumlah laporan menyebut kalau kejadian itu benar terjadi di sebuah desa di Negeri Jiran pada tahun 2010. Menurut tetangga simayat, almarhumah adalah wanita yang suka mengumpat serta memfitnah tanpa bukti, dan almarhumah juga tidak pernah menutup auratnya selama hidup, dia suka memakai pakaian seksi menampilkan bentuk tubuhnya. "Kami sebagai tetangga pernah menegur kelakuannya itu, namun kami di caci maki serta dilempari dengan sepatu lantaran dia lebih kaya dari kami,"ungkapnya... jadikan ini pelajaran bagi kita agar kita tak menjadi umat seperti ini. silahkan share jika menganggap ini penting dan wajib dibaca banyak orang. semoga bermanfaat  

Sungguh Malang Nasibnya...Bocah Ini Harus Tinggal Sendiri di Gubuk Reot Tanpa Tahu Ibunya Pergi Kemana

Sungguh Malang Nasibnya...Bocah Ini Harus Tinggal Sendiri di Gubuk Reot Tanpa Tahu Ibunya Pergi Kemana


Sungguh malang nasib bocah asal Kawarang ini, sudah rumahnya nampak memprihatinkan, dia harus hidup sendiri ditinggal sang ibu yang entah pergi kemana.



Bisa membayangkan jika ada seorang anak yang masih di bawah umur harus tinggal seorang diri dan berjuang untuk mencari ibunya yang pergi meninggalkannya. Mungkin ini hanyalah salah satu kasus yang mungkin diketahui oleh netizen, entah ada berapa anak yang nasibnya seperti ini. Jelasnya, jangan sampai ada hal layaknya cerita bocah ini terjadi di manapun juga.



Itulah kenyataan yang harus dijalani oleh remaja satu ini. Seorang remaja yang jadi sorotan warganet karena nasibnya yang naas dan cukup menyesakkan dada. Seorang anak berumur 13 tahun diketahui hidup di gubuk yang sudah tak layak huni seorang diri. Seharusnya anak seumuran dia tinggal di rumah yang layak dengan orang dewasa yang menjaga dan mengurusnya.

Namun, hal itu tak terjadi pada bocah yang bernma Algi Permana ini. Bertempat di Desa Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, bocah ini diketahui adalah anak yatim piatu. Sebenarnya ia masih punya ibu kandung. Tapi hidup Algi sungguh menyedihkan, hingga seseorang menyebarkan nasibnya lewat media sosial.

Dilihat dari akun Facebook bernama Yuni Rusmini, berikut ini kisah hidup Algi yang mungkin mampu mengetuk hati kita akan adanya masalah yang dialami oleh seseorang dimana mampu membuat air mata kita mengalir karenanya.

"Bismillahirohmanirrohim....Buat shbtku dimanapun berada , khususnya Yg berada di daerah karawang Dan sekitarnya.

Tlg anak INI disambangi, syukur di Bantu , atau menginfokan ke pemda nya, atau instansi terkait dari tdk tau menjadi tau, dr sdh tau Blm peduli menjadi peduli.

Menyantuni anak yatim insa Allah berkah. anak yatim hidup sendiri di gubuk reot.

Algi Permana 13thn Tinggal di dusun cibuaya IV, rt/rw 001/007 desa cibuaya, kecamatan.cibuaya, kabupaten karawang.

Dia yatim, Yg selalu bekerja keras, walau seharusnya anak seusianya masih sekolah dan bermain. Namun dia Kini Tak sekolah lagi karena tidak ada biaya.

Demi utk hidup Dan makan. Algi rela bekerja nyuci piring,nyuci baju,nyetrika,jual kopi keliling dan ikut jadi kuli panggul di pasar. demi rupiah demi mengisi perut .

Dulu dia tinggal bersama ibunya. Namun sdh 2 bln INI, ibunya pergi entah kemana. Dari keterangan tetangga , katanya ke Jakarta. Mgkn Untuk bekerja .

Kini algi permana hidup sendiri di gubuk reotnya. Yg membuat hati Miris di kala puasa kemarin...

setiap Hari sebungkus nasi dia bagi 2., separo Untuk sahur dan separo Untuk berbuka atau sebaliknya. Hari Raya lebaran pun dia lalui dengan sendirian di gubuk reotnya tanpa Ibu, sedang yang lain berkumpul dengan keluarga.

Terlebih lagi dia mengatakan seumur hidup nya baru pertama kali makan ketoprak, ketika ada seseorang membelikan. Yang ternyata pernah terbesit di hati nya bagaimana rasanya ketoprak.

Ya allah...

Bersyukurlah kita dengan keadaan kita

Karena di luar sana masih bnyak saudara-saudara kita yang begitu kekurangan.

Sosok anak laki-laki yatim Yg Kini hidup sendiri di gubuk reotnya tanpa ibu nya mengajarkan kita akan kesabaran,keperihatinan juga keikhlasan.

dia tinggal di gubuk yang separuh sudah roboh.

Subhanallah.....

Yg semangat le.... sabar , sehat Dan ikhlas, semoga ada Yg peduli, Dan membantu agar engkau bisa tinggal di Rumah Yg layak, terlebih lagi ibumu segera ada kabar Dan bisa bersama lagi....amin yarroball alamin".





Mungkin ada sedikit hal yang mungkin bisa kita lakukan dengan sekedar menyambanginya atau memberikan bantuan kepadanya. Ingatlah bahwa ketika kita bertemu dengannya, maka akan ada hal yang bisa jadi ia hendak katakan untuk meringankan beban di hatinya. Semoga saja ibunya cepat kembali dan merawat anaknya dengan baik, karena anak adalah titipan dari Yang Maha Kuasa yang harus orang tua jaga dan rawat dengan penuh kasih sayang.

sumber: wajibbaca

Terungkap! Inilah Misteri Sumur Air Zamzam yang Belum Banyak Orang Ketahui...!!

Terungkap! Inilah Misteri Sumur Air Zamzam yang Belum Banyak Orang Ketahui...



Terungkap! Inilah Misteri Sumur Air Zamzam yang Belum Banyak Orang Ketahui...
Jika sedang musim haji, biasanya akan ada banyak air zamzam. Yups bagi umat Islam air zamzam bukan hanya sekadar air biasa, namun dipercaya memiliki berkah yang luar biasa.
Air zamzam merupakan air suci yang sumur mata airnya terletak di kawasan Masjidil Haram tepatnya sebelah tenggara Ka'bah dan memiliki kedalaman 42 meter.
Sumur air zamzam pertama kali ditemukan oleh Siti Hajar yang berlari bolak-balik anatara bukit Safa dan Marwah.
Ibunda Nabi Ismail itu pun akhirnya diberikan petunjuk lewat Malaikat Jibril dan tiba-tiba keluarlah mata air zamzam dari sela-sela jari kaki Nabi Ismail yang tengah kehausan.
Ternyata, banyak keunikan tentang air zamzam. Mata airnya tidak pernah kering meski dipompa terus menerus oleh jutaan


orang dari seluruh dunia.
Untungnya sistem pengelolaanya juga luar biasa sehingga airnya tidak 'luber' alias tidak mubazir. Padahal, jika dihitung-hitung, bisa saja bumi tenggelam lantaran air zamzam yang pancaran airnya terbilang deras.
Dikutip cahayaquran.com sebuah mukjizat dari Allah SWT adalah ketika sumur Zamzam yang dipompa terus menerus tanpa henti dengan tingkat 8 ribu liter/detik, permukaan sumur yang 10.6 kaki dibawah permukaan tanah akan turun hingga 44 kaki dibawah permukaan tanah.
Dan mukjizat lainnya adalah ketika pemompaan berhenti, permukaan sumur segera kembali pada 13 kaki di bawah permukaan tanah setelah 11 menit.
Jika di akumulasikan, akan ada 690 juta liter air zamzam yang dipompa dalam 24 jam namun sumurnya terisi kembali hanya dalam waktu 11 menit! Masya Allah.

Kekuasaan yang diberikan Allah lewat air zamzam ini sangat luar biasa bukan? Karena jika berlebihan, dunia benar-benar bisa tenggelam lantaran luapan air zamzam yang sedemikian besar. (*)

Subhanallah ....Lamarannya Ditolak, Pemuda Ini Nekat Menghafal Al-Quran, Inilah yang Terjadi Berikutnya!

Subhanallah ....Lamarannya Ditolak, Pemuda Ini Nekat Menghafal Al-Quran, Inilah yang Terjadi Berikutnya!

Subhanallah ....Lamarannya Ditolak, Pemuda Ini Nekat Menghafal Al-Quran, Inilah yang Terjadi Berikutnya!

Subhanallah ....Lamarannya Ditolak, Pemuda Ini Nekat Menghafal Al-Quran, Inilah yang Terjadi Berikutnya!
Gambar ilustrasi
Daud Dzal Aidi, begitulah nama lengkap pemuda tersebut, seperti sebuah nama nabi yang tercantum di dalam Al-Quran pada surat Shad [38] ayat 17, “Daud yang memiliki kekuatan”.
Orang tua Daud bukan seorang ulama, tapi kedua orang tuanya cinta terhadap ulama, nama anaknya itu pun adalah sebuah pemberian dari seorang ajengan yang alim dan hafizh di daerah Garut.
Daud adalah seorang pemuda yang polos, bisa dikatakan belum banyak terinfeksi pergaulan bebas anak muda zaman sekarang. Daud pun tidak terbiasa bergaul dengan lawan jenis terlalu jauh, hanya sekadar muamalah biasa.
Namun ternyata Daud memendam perasaan terhadap seorang wanita yang pernah ditemuinya sekilas dalam acara seminar remaja Islam di Jakarta, Fatimah namanya, kebetulan Daud menjadi panitianya dan Fatimah yang membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Daud terkesan dengan suara indah dan lengkingan ayat-ayat yang dibacakan oleh Fatimah seakan sudah menguasai betul nagham dalam ilmu tilawah, mulai dari bayati, shoba, hijaz dan sebagainya.
Singkat cerita tiga bulan kemudian, Daud rupanya sudah ada niat ingin melamar Fatimah, sinyal cinta itu timbul begitu saja, percakapan seperlunya pun hanya melalui pesan singkat sms.
“Fatimah, saya mau silaturahim ke rumah orang tua kamu,boleh saya minta alamat lengkapnya, maaf jika kurang berkenan,” setelah berpikir panjang dengan kata-katanya akhirnya sms itu terkirim juga.
“Iya kak, silakan datang saja, rumah orang tua saya yang bercat putih percis di dekat gerai batik, atau tanya saja di mana rumah Bapak Ahmad Mubarak, insya Allah semua tahu.” Balas Fatimah dengan perasaan penuh harap dan cemas.
Setelah mencari sana-sini bersama kawan akrabnya, Amir, Daud pun akhirnya sampai juga di kediaman orang tua Fatimah di bilangan Jakarta. Dengan sedikit perasaan tegang karena pengalaman pertama menghadap orang tua calon belahan jiwa yang ingin dilamar, sebagai sahabat Amir pun langsung menyejukkan suasana agar Daud tetap tenang dan santai.
Masuklah mereka setelah diizinkan oleh tuan rumahnya, kemudian bersalaman kepada bapak dan ibunya Fatimah, obrolan pun dimulai dan inilah yang terkenang.
“Fatimah sudah banyak cerita tentang kamu, ayah pun paham kondisi kejiwaannya ketika dia menyukai sesuatu yang diinginkan, dan ngambeknya dia ketika keinginannya tidak tercapai, tapi dia lebih dewasa dari kakaknya, Aisyah.” Ujar ayah Fatimah dengan penuh wibawa menjelaskan tentang tabiat dan sedikit kepribadian anak perempuannya itu.
“Iya pak, maksud kedatangan saya pun ke sini untuk silaturahim dan juga ada niat ingin mengkhitbah Fatimah putri bapak, itu pun jika belum ada yang taqdim (mengajukan lamaran), mohon maaf bila kurang berkenan dan terkesan kurang sopan, jika diterima saya akan langsung bicara ke orang tua saya di kampung untuk mengadakan proses khitbah secara resmi,” Daud pun menjelaskan maksud kedatangannya hendak melamar Fatimah. Meski agak sedikit gugup, namun Daud akhirnya merasa plong.
“Maaf ya Daud, ibu bukannya tidak percaya sama kamu, ibu cuma khawatir bagaimana nanti kehidupan rumah tangga anak ibu jika kamu sendiri belum memiliki pekerjaan tetap. Sebenarnya ibu pun sudah punya calon untuk Fatimah, putranya kawan ibu yang kebetulan masih satu kantor sama bapak, dia sudah siap segalanya.” Sang ibu langsung memotong pembicaraan karena sudah tahu di mana keluarga Daud tinggal, yaitu di kampung pedesaan. Daud paham dan sadar bahwa dirinya bukanlah anak orang berada, sebenarnya Daud pun tidak mengetahui sebelumnya kalau ternyata Fatimah anak seorang pejabat yang disegani.
“Iya bu, saya paham kondisi saya sekarang, tapi saya tetap berusaha memiliki pekerjaan yang halal dan baik, tentunya saya pun merasa nyaman dengan pekerjaan itu, tidak gelisah. Saya berterima kasih kepada ibu dan bapak karena sudah menerima saya untuk bersilaturahim, saya mohon maaf jika kehadiran saya mengganggu waktu ibu dan bapak.”
Daud pun pamit kepada kedua orang tua Fatimah, sebelum meninggalkan rumah, ayahnya Fatimah menghampiri Daud di pintu gerbang rumahnya, beliau berkata kepada Daud,
“Nak, ayah sangat bangga kepadamu atas keberanian kamu hendak melamar Fatimah, ayah sebenarnya setuju saja jika kamu nantinya menjadi imam buat Fatimah, rasanya baru kemarin ayah mengasuh dan mendidiknya, ternyata Fatimah sekarang sudah dewasa. Maaf ya nak, ayah tidak tahu kalau ternyata ibu sudah mempunyai calon suami buat Fatimah. Kamu harus menjadi lelaki yang kuat, tetap berikhtiar, dan tentunya harus menyertakan Allah dalam setiap keputusanmu, ayah doakan kamu mendapatkan calon istri yang terbaik.”

Nasihat ayah Fatimah yang cukup bijak.
“Terima kasih pak, semoga putri bapak juga mendapatkan calon suami yang bisa membimbing Fatimah dalam mahligai pernikahan yang diridhai Allah ta’ala.” Daud pun mencium tangan ayah Fatimah sebagai rasa takzim kepadanya dan langsung berpamitan.
“Kak, maafkan Fatimah dan kedua orang tua Fatimah jika silaturahim kakak jadi kurang berkesan, Fatimah tidak tahu jika ibu ingin menjodohkan Fatimah dengan orang lain. Fatimah akan bicara ke ibu kalau Fatimah tidak mau dijodohkan. Kak, besok Fatimah mau kembali ke KL, melanjutkan kuliah. Doakan Fatimah.”
Fatimah langsung mengirimkan sms ke Daud, ia merasa sangat khawatir jika Daud kecewa.
“Tidak ada yang perlu dimaafkan dan tidak ada yang salah, justru saya yang mohon maaf. Ikuti saja nasihat ibu, beliau tahu mana yang baik untuk anaknya, jangan mengikuti hawa nafsumu. Kakak doakan semoga perjodohan itu bisa membuat kamu lebih fokus dalam belajar karena sudah jelas tujuan hidupnya.” Tutup Daud seraya mendoakan yang terbaik untuk Fatimah.
***
Hari berganti hari, tepat pada hari Sabtu pagi setelah shalat subuh, terlihat Daud khusuk mendengarkan pengajian tafsir di sebuah masjid raya kota Bekasi yang dipimpin ustad Abdul Hakim. Ustad Abdul Hakim adalah seorang imam besar yang sangat masyhur keahliaannya dalam bidang tafsir Al-Quran, beliau lulusan Al-Azhar Mesir, tak aneh bila setiap ada jadwal kajian masjid selalu penuh, banyak jamaah dari jauh yang juga sengaja datang untuk mendapatkan pencerahan ilmu dan hikmah darinya.
***
Ayat 32 dari surat An-Nur ini adalah anjuran untuk menikah, maksudnya, hendaklah laki-laki yang belum menikah atau tidak beristri atau wanita-wanita yang tidak bersuami, dibantu agar mereka dapat menikah.
Oleh karena itu, anggapan bahwa apabila menikah seseorang dapat menjadi miskin karena banyak tanggungan tidaklah benar. Dalam ayat ini terdapat anjuran menikah dan janji Allah akan memberikan kecukupan kepada mereka yang menikah untuk menjaga dirinya.


sans-serif;">Allah mengetahui siapa yang berhak mendapat karunia agama maupun dunia atau salah satunya dan siapa yang tidak, sehingga Dia berikan masing-masingnya sesuai ilmu-Nya dan hikmah-Nya.
ADSENSE Link Ads 200 x 90
border-style: solid; border-width: 0px; margin-bottom: 1.5rem; outline: 0px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"> Jika sudah siap lahir bathin, segeralah menikah!
Bagi yang belum mampu, Allah telah menjelaskan pada ayat setelahnya. Allah memerintahkan kepada kita untuk menjaga kesucian diri dan mengerjakan sebab-sebab yang dapat menyucikan diri, seperti mengalihkan pikiran dengan menyibukkan diri dalam kegiatan positif dan melakukan saran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu berpuasa.”
Demikian salah satu isi kajian ustad Abdul Hakim yang dibawakan dengan penuh kewibawaan dan retorika yang lantang.
Ternyata tema pembahasan tafsir kali ini sangat menyentuh hati dan perasaan Daud, dia terpana dengan penggalan ayat ini, “Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya”.
Setelah pengajian usai, Daud pun langsung menghampiri sang ustad, rupanya dia ingin bicara empat mata seraya mencurahkan masalah dan ujian hidup yang dialaminya agar diberikan solusi yang tepat dan mencerahkan.
Akhirnya Daud diajak ke kamar khusus imam di lantai 2 masjid. Dengan panjang lebar Daud bercerita tentang semua hal yang terjadi dalam perjalanan hidupnya, tak terasa air mata Daud pun berlinang.
“Mas Daud, kita tidak memiliki kemampuan untuk mengubah masa lalu dan tidak mampu menggambarkan masa depan dengan gambaran yang kita kehendaki, lalu mengapa kita bunuh diri sendiri dengan bersedih atas apa yang kita tak mampu mengubahnya??!!

Bersabarlah dengan skenario Allah yang indah.”
Banyak kata-kata hikmah yang keluar dari lisan keikhlasan sang ustad, akhirnya Daud bertekad ingin bangkit kembali, bangun dari tidur yang panjang. Ada satu azzam Daud yang sungguh luar biasa, yaitu ingin mengkhatamkan hafalan Al-Quran 30 juz dan memohon kepada ustad Abdul Hakim untuk mendengarkan hafalannya sampai tuntas, karena hatinya bergetar ketika sang ustad menyarankan untuk menghafal Al-Quran, sebab Al-Quran merupakan obat dari berbagai macam penyakit.
Air mata Daud pun langsung terurai menetes ketika ustad Abdul Hakim membacakan sebuah hadis keutamaan seorang penghafal Al-Quran yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya,
Dari Buraidah al-Aslami Ra., ia berkata bahwasanya ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda, Pada hari kiamat nanti, Al-Quran akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Al-Quran akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya, Apakah Anda mengenalku? Penghafal tadi menjawab, Saya tidak mengenal kamu. Al-Quran berkata, Saya adalah kawanmu, Al-Quran yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari. Sesungguhnya, setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan. Maka, penghafal Al-Quran tadi diberi kekuasaan di tangan kanannnya dan diberi kekekalan di tangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya, Kenapa kami diberi pakaian begini? Kemudian dijawab, Karena anakmu hafal Al-Quran. Kemudian, kepada penghafal Al-Quran tadi diperintahkan, Bacalah dan naiklah ke tingkat-tingkat surga dan kamar-kamarnya. Maka, ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan (tartil).
***
Setelah melewati masa-masa sulit dalam menghafal Al-Quran, alhamdulillah akhirnya Daud dapat mengkhatamkan hafalan Al-Quran dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun.
Ustad Abdul Hakim merasa bangga dan terharu atas kegigihan dan kesungguhan Daud, ustad Abdul Hakim pun memberikan sanad hafalannya ke Daud dan berpesan kepada Daud yang dikutip dalam sebuah hadis diriwayatkan oleh imam Bukhari,
Jagalah Al-Quran, demi Yang jiwaku berada di tangan-Nya, Al-Quran itu lebih cepat lepas dari pada seekor onta dari ikatannya. Sungguh nasihat yang penuh makna.
Setelah itu giliran Daud yang ingin diajak bicara empat mata oleh ustad Abdul Hakim, rupanya ada satu hal penting lagi yang ingin disampaikan sang ustad berkaitan dengan jodoh.
“Mas Daud, maaf jika ini menyinggung perasaan mas Daud. Ada orang tua yang datang kepada saya, kebetulan masih jamaah saya juga, namanya bapak Abdullah, seorang pemimpin perusahaan elektronik di Jakarta, Ph.d lulusan Amerika, dia memiliki 3 putri cantik, dia ingin minta dicarikan calon suami untuk anaknya, kriterianya hanya bisa membimbing putrinya dalam hal agama, menjadi imam yang baik buat putrinya.” Dengan penuh kehati-hatian ustad Abdul Hakim menyampaikannya, tapi tetap dengan kekhasan senyuman di wajahnya yang bersinar.
“Sebelumnya saya berterima kasih karena ustad sudah menyampaikan hal itu, tapi saya mohon maaf, bukan saya menolak, tapi saya takut tidak bisa mengikuti keinginan yang biasa keluarga dia lakukan, karena saya terbiasa hidup sederhana dan memang dari keluarga sederhana.” Jawab Daud juga dengan rona wajah takut mengecewakan perasaan guru ngajinya itu.
“Ya sudah, sekarang kamu istikharah, jangan lupa hal ini diberitahu ke orang tuamu di kampung.” Demikian nasihat Ustad Abdul Hakim kepada Daud. “Insya Allah, ustad.” Tutup Daud.
***
Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Akhirnya Daud pun menemukan belahan jiwanya, putri bungsu bapak Abdullah, Nourhan Abdullah. Putri bungsu yang manja dan ceria, lulusan Psikologi Universitas Indonesia, itulah bidadari surga yang dipersunting Daud menjadi istrinya.
Kini hidup Daud penuh keberkahan, dia memimpin sebuah pesantren tahfizh modern di Bogor, yang juga mempelajari sains dan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi).
Pesantren Al-Quran dan Teknologi Fakhruddin Ar-Razi, Daud mengambil berkah dari nama seorang ulama yang sangat terkenal dan sangat berpengaruh pada masanya itu. Ia menguasai berbagai disiplin keilmuan baik di bidang ilmu-ilmu sosial maupun bidang ilmu-ilmu alam (eksakta). Ar-Razi juga seorang sastrawan, penyair, ahli fiqh, ahli tafsir, ahli hikmah, ahli ilmu kalam, seorang dokter medis dan sebagainya. Sehingga tidak diragukan lagi banyak para ilmuwan yang belajar kepada beliau baik para ilmuwan dalam negeri maupun para ilmuwan luar negeri.
***
Salah satu pelajaran yang bisa dipetik dari kisah di atas adalah, “Kalau datang kepadamu seorang laki-laki yang kamu sukai agama dan akhlaknya maka nikahkanlah. Kalau tidak, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di muka bumi.” Demikian pesan nabi Muhammad Saw. kepada para orang tua, khususnya yang memiliki putri yang belum menikah.
Sangat wajar bila para orang tua memiliki kekhawatiran terhadap nasib anak-anak mereka di masa mendatang, khususnya anak perempuan. Namun Rasulullah Saw. telah memberikan petunjuk dalam memilihkan jodoh untuk anak perempuan. Kuncinya ada dua: agama dan akhlak, karena agama tanpa akhlak akan cacat, sedangkan akhlak tanpa agama percuma.

Sumber: dakwatuna